Mahasiswa Untag Surabaya Dorong Diversifikasi Produk UMKM Sate Komo di Pacet

Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kembali menunjukkan kontribusi nyatanya bagi masyarakat melalui program pengabdian masyarakat. Kali ini, sub kelompok 4 yang beranggotakan Alifian Akbar Muharam, Erlangga Azam Ariputra, Hasanal Mubarok, Dewi Nur Azizah, dan Anisatul Fitriyah, terjun langsung mendampingi UMKM Sate Komo milik Bu Santi di Dusun Bendorejo, Desa Bendungan Jati, Kecamatan Pacet.

Program ini lahir dari pengamatan mahasiswa terhadap potensi besar sate komo—kuliner khas berbahan dasar daging dengan bumbu rempah pekat—yang selama ini penjualannya masih terbatas pada transaksi konvensional secara rumahan. Untuk meningkatkan daya saing, mahasiswa menginisiasi strategi diversifikasi produk guna menjawab tantangan zaman dan kebutuhan konsumen modern yang menginginkan kepraktisan.

Tiga Inovasi Produk Utama

Mahasiswa Untag Surabaya tidak hanya memberikan teori, tetapi juga membantu pengembangan tiga lini produk baru yang lebih adaptif:


  1. Sate Komo Frozen (Produk Beku): Solusi bagi pelanggan yang ingin menikmati cita rasa otentik Sate Komo di luar daerah dengan masa simpan yang jauh lebih lama tanpa mengurangi kualitas rasa.
  2. Bumbu Sate Komo Instant: Dikemas secara higienis dalam bentuk bumbu siap pakai, memudahkan ibu rumah tangga atau pecinta kuliner untuk memasak hidangan khas ini sendiri di dapur masing-masing.
  3. Rice Bowl Sate Komo: Inovasi kemasan siap santap yang praktis. Menu ini dirancang khusus untuk menyasar segmen milenial, mahasiswa, hingga pekerja kantoran yang membutuhkan makan siang lezat tanpa harus repot.


Selain fokus pada isi produk, tim mahasiswa juga menyentuh aspek visual. Mereka merancang rebranding kemasan agar terlihat lebih modern, bersih, dan informatif. Penggunaan kemasan kedap udara (vacuum) untuk varian frozen memastikan keamanan pangan terjaga hingga ke tangan konsumen.

Menurut para mahasiswa, langkah ini sangat krusial agar UMKM di Pacet tidak hanya bergantung pada pembeli yang datang langsung ke lokasi, tetapi juga mampu merambah pasar e-commerce dan media sosial.


Sesi Pendampingan dan Penyerahan Inovasi Produk kepada Mitra UMKM Sate Komo


Komentar